Sosial dan Politik
Aprinus Salam

RAKYATLAH YANG BERDAULAT

Selama ini, banyak yang berkeyakinan, para petinggi, para pejabat, para pengusaha, para ulama, dan para orang top lainnya yang memiliki kekuasaan dalam segala level dan

Baca Selengkapnya »
Seni, Sastra dan Budaya
Aprinus Salam

Monolog Puisi

Puisi Aprinus Salam Sebuah puisi bertengger di sebuah ayunan. “Jika kau menulis tentang kong guan, di mana batas dirikuatau tentang teknik menambal ban, di mana

Baca Selengkapnya »
Sosial dan Politik
Aprinus Salam

Modal Sosial

Modal sosial adalah segala hal baik yang kita miliki. Hal baik itu antara lain niat atau semangat untuk berbuat baik dengan tujuan yang baik. Niat

Baca Selengkapnya »
Seni, Sastra dan Budaya
Aprinus Salam

Memelihara Fantasi

Saya pernah menulis bahwa manusia sering terjebak oleh fantasinya sendiri dalam menjalani kehidupan. Dalam hal ini, yang dimaksud dengan fantasi adalah keinginan atau hasrat untuk

Baca Selengkapnya »
Seni, Sastra dan Budaya
Aprinus Salam

Kronologi Cinta Kita

Puisi Aprinus Salam Dari awan turun ke jalan, demikianlah moyang bersabda, hari-hari tergugah dengan perasaan-perasaan yang tak diakui. Yang kubutuhkan hanya tatapan matamu. Aku pun

Baca Selengkapnya »
Seni, Sastra dan Budaya
Aprinus Salam

Morfologi Ketidakadilan

Puisi Aprinus Salam Di sudut kepalamu, kau sembunyikan timbangan dan jam tangan. Sudah berkarat katamu sambil mencuil potongan-potongan keju. Kopimu ikut terdiam di meja. Matahari

Baca Selengkapnya »
On Trend

Postingan Acak

Aku dalam Mitos-mitos Modernisme

Sebagai Konstruksi Wacana Dalam perjalanan hidup kita, karakter dan identitas masyarakat, dan terutama aku (subjek), dikonstruksi oleh berbagai wacana yang dialaminya. Wacana adalah sekumpulan pernyataan,

Seni dan Karnavalisasi Kebudayaan

I Bagaimana kita menghidupkan, mengolah, dan mengelola kesenian? Bagaimana keberadaan dan pertumbuhan kesenian dilihat dalam perspektif kebudayaan? Untuk membicarakan itu, saya ingin melihat salah satu

Literasi Politik dan Sastra Partisan

Sastra itu partisan di dalam genrenya dan juga dalam koridor ideologisnya. Dalam beberapa hal, sastra terlihat mengkontestasikan ideologi-ideologi tertentu, tetapi tetap saja ia partisan, baik

TAK ADA KRETEK KALAU TAK ADA ASAP

Orang merokok itu menikmati asap. Komposisi kretek menentukan jenis, sifat, dan rasa asap. Itulah sebabnya, bukan semata harga rokok yang menentukan orang memilih rokok apa