Sosial dan Politik
Aprinus Salam

Doa Brengsek

Sambil duduk santai, ngerokok dan ngopi, kembali iseng-iseng mendengarkan pengajian Gus Baha. Kebetulan temanya soal doa. Beliau mengatakan doa terbaik tentu saja seperti yang diajarkan

Baca Selengkapnya »
Seni, Sastra dan Budaya
Aprinus Salam

Yang Maha Menghibur

Belajar kepada Gus Baha, satu hal yang ingin saya simpulkan (mohon maaf jika tidak pas), adalah bahwa Allah itu sesuatu Yang Maha Menyenangkan. Akan tetapi,

Baca Selengkapnya »
Sosial dan Politik
Aprinus Salam

Trauma Kolektif

Banyak peristiwa atau kejadian yang dialami oleh seseorang atau bersama-sama. Mungkin di antara beberapa periswa tersebut menjadi semacam trauma. Artinya, peristiwa tersebut menjadi trauma atau

Baca Selengkapnya »
Sosial dan Politik
Aprinus Salam

Tubuh Ikhlas

Mungkin sebaiknya tulisan ini judulnya ikhlas (keikhlasan) dan kaitannya dengan tubuh. Akan tetapi, saya mau sedikit potong kompas dengan mengambil judul “ke arah kesimpulan”. Jadilah

Baca Selengkapnya »
Sosial dan Politik
Aprinus Salam

Said Aqil Siradj

Tidak seperti pada umumnya kiyai-kiyai NU yang jika ngisi pengajian atau ceramah pintar melucu, Kiyai Siradj tidak cukup tangkas jika melucu. Di beberapa tempat bahkan

Baca Selengkapnya »
On Trend

Postingan Acak

“Revolusi Mental” dalam Perspektif

*Tulisan pengantar untuk Seminar Nasional di FSSR UNS Solo, 22 Desember 2004. Saya diminta untuk membicarakan berbagai kemungkinan hubungan dan sinergitas revolusi mental dan upaya

seberkas cinta untuk penyair pdf

Seberkas Cinta untuk Para Penyair

Saya diminta saudara saya, Bambang Eka Prasetya, untuk memberikan semacam pengantar untuk kumpulan puisi Berkas Cinta untuk Indonesia. Dengan suka cita saya memberikan catatan berikut.

Doa Brengsek

Sambil duduk santai, ngerokok dan ngopi, kembali iseng-iseng mendengarkan pengajian Gus Baha. Kebetulan temanya soal doa. Beliau mengatakan doa terbaik tentu saja seperti yang diajarkan

Seni dan Karnavalisasi Kebudayaan

I Bagaimana kita menghidupkan, mengolah, dan mengelola kesenian? Bagaimana keberadaan dan pertumbuhan kesenian dilihat dalam perspektif kebudayaan? Untuk membicarakan itu, saya ingin melihat salah satu

Terima Kasih
Sudah
berlangganan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin