Seni, Sastra dan Budaya
Aprinus Salam

Bahasa dan Nasionalisme

Semakin banyak yang mengatakan (termasuk Pakar Bahasa dari UGM) bahwa ketika seseorang dalam berkomunikasi resmi bahasa Indonesia-nya bercampur dengan bahasa asing, maka nasionalismenya dipertanyakan. Orang

Baca Selengkapnya »
Sosial dan Politik
Aprinus Salam

Ratu Adil

Konsep Ratu Adil sudah dikenal pada masa Prabu Jayabaya, Raja Kediri yang berkuasa pada 1135-1157. Beliau menulis tentang Ratu Adil itu, yang dikenal sebagai Ramalan

Baca Selengkapnya »
Sosial dan Politik
Aprinus Salam

Kerennya Orang Awam

Pengertian yang dinisbatkan kepada orang awam selama ini lebih dalam pengertian orang kebanyakan. Orang kebanyakan adalah orang yang dianggap tidak memiliki sesuatu yang dapat diandalkan.

Baca Selengkapnya »
Sosial dan Politik
Aprinus Salam

Ruang Persenyawaan

Bangsa dan masyarakat Indonesia adalah percampuran banyak hal. Hidup bersama dalam percampuran agama, suku, ras, bahkan hal-hal terkait gender, kelas sosial, dan sebagainya. Dalam percampuran

Baca Selengkapnya »
Sosial dan Politik
Aprinus Salam

Menipu Kapitalisme

Kalau memakai kacamata Bourdieu, mungkin kita terbantu untuk sedikit geli. Yakni ketika melihat seseorang (mungkin juga sejumlah orang) yang memakai barang-barang yang kemudian dikenal sebagai

Baca Selengkapnya »
On Trend

Postingan Acak

Sastra dalam Konstelasi Kepentingan

Belakangan ini, para sastrawan dan penyair mempertanyakan kembali “dampak positif” pekerjaan mereka terhadap masyarakat. Apakah pekerjaan mereka membuat cerita atau puisi berpengaruh baik kepada masyarakat

Cerita-cerita Silat Kho Ping Hoo

Cerita silat itu salah satu genre sastra (prosa). Setiap genre sastra selalu ada pengikutnya/pembacanya. Dalam genre silat itu, masih terdapat sub-sub genre lagi. Ada cerita

Morfologi Anak Kesayangan

Puisi Aprinus Salam Dimulai dari Tuhan, yang melepas ikhlas, terbang mengarungi sudut-sudut hati yang entah di mana batasnya. Dari kejauhan, kulihat bangunan yang tak lagi

Sebagai Misal HTI atau FPI

Kadang-kadang, ada juga asyiknya (katakanlah semacam hikmah), ketika HTI dan FPI (juga beberapa organisasi agama lainnya yang sudah dilarang),  masih “dibiarkan” bersemangat dan beraktifitas. Para

Terima Kasih
Sudah
berlangganan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin