Arkeologi Perasaan

Siapakah kau yang berdiam dalam sunyi,
Siapakah kau yang rindu dalam sepi,
Siapakah kau yang nyanyi dalam bising.

Aku gali tanah, kau selinap hutan, kabut menari
di antara celah jari dan keraguan yang memaksa

“Aku orangnya gak sabaran,” katamu sambil
menarik napas. Mendung membuat kita terburu
buru. Ada cemas terlepas, jatuh dalam kegelapan.
Hingga kini, kita tak pernah tahu di mana dasarnya

Berbekal meteran, kita mengukur batas kedalaman
berpangkal masa lalu yang kita cuma bisa menduga
di mana awalnya, hati kita saling bertatapan.

“Sebenarnya, aku tidak mengenalmu,” katamu lagi
Sambil mengingat-ingat, dan berdoa, apakah dia cinta
atau benci pada kita. Hanya dalamnya buih,
kita tidak pernah tahu, di mana Dia membenam.

Puisi Aprinus Salam
Foto oleh James Wheeler dari Pexels

Bagikan tulisan dari aprinussalam.com ini ke:

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Google+
Aprinus Salam

Aprinus Salam

Aprinus Salam merupakan penyair yang sangat tidak produktif. Hijrah ke Yogyakarta, Desember 1977, setelah lulus Sekolah Dasar di Riau, hingga kini ia telah dan tetap bermukim di Yogya.

Tentang Aprinus Salam

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bacaan Terbaru

Sosial dan Politik
Aprinus Salam

Doa Brengsek

Sambil duduk santai, ngerokok dan ngopi, kembali iseng-iseng mendengarkan pengajian Gus Baha. Kebetulan temanya soal doa. Beliau mengatakan doa terbaik tentu saja seperti yang diajarkan

Read More »
Seni, Sastra dan Budaya
Aprinus Salam

Yang Maha Menghibur

Belajar kepada Gus Baha, satu hal yang ingin saya simpulkan (mohon maaf jika tidak pas), adalah bahwa Allah itu sesuatu Yang Maha Menyenangkan. Akan tetapi,

Read More »
Sosial dan Politik
Aprinus Salam

Trauma Kolektif

Banyak peristiwa atau kejadian yang dialami oleh seseorang atau bersama-sama. Mungkin di antara beberapa periswa tersebut menjadi semacam trauma. Artinya, peristiwa tersebut menjadi trauma atau

Read More »
Sosial dan Politik
Aprinus Salam

Tubuh Ikhlas

Mungkin sebaiknya tulisan ini judulnya ikhlas (keikhlasan) dan kaitannya dengan tubuh. Akan tetapi, saya mau sedikit potong kompas dengan mengambil judul “ke arah kesimpulan”. Jadilah

Read More »
Sosial dan Politik
Aprinus Salam

Pengkhianat Sebelum Indonesia

Anggaplah keberadaan Indonesia mulai disepakati pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Bisa juga lebih awal sedikit pada masa kebangkitan nasional 20 Mei 1908, walau baru

Read More »
Sosial dan Politik
Aprinus Salam

Said Aqil Siradj

Tidak seperti pada umumnya kiyai-kiyai NU yang jika ngisi pengajian atau ceramah pintar melucu, Kiyai Siradj tidak cukup tangkas jika melucu. Di beberapa tempat bahkan

Read More »

Sukai Halaman Facebook Saya

Terima Kasih
Sudah
berlangganan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin